Prinsip kerja darikompresor udara yang diinjeksi oliterutama didasarkan pada prinsip kompresi volumetrik, dan berbagai fungsi seperti pendinginan, penyegelan, dan pelumasan dicapai dengan menyuntikkan oli pelumas. Berikut penjelasan detail prinsip kerjanya:
1. Prinsip kerja dasar
Kompresor udara yang diinjeksi oli meningkatkan tekanan gas dengan mengurangi volume ruang yang ditempati oleh gas. Hal ini biasanya dicapai dengan satu atau lebih piston yang bergerak bolak-balik di dalam silinder. Ketika piston bergerak ke arah tertentu, ruang di dalam silinder berkurang, sehingga gas di dalamnya terkompresi. Pada saat yang sama, kompresor juga membantu proses ini dengan menyuntikkan minyak pelumas, yang tidak hanya melumasi, tetapi juga membantu menyegel gas di dalam silinder agar tidak bocor dan menghilangkan panas yang dihasilkan selama proses kompresi.
2. Proses kerja tertentu
Tahap pemasukan: Ketika piston menjauh dari kepala silinder, ruang di dalam silinder bertambah sehingga membentuk tekanan negatif, sehingga udara luar dihisap ke dalam silinder melalui katup masuk.
Tahap kompresi: Saat piston bergerak menuju kepala silinder, ruang di dalam silinder berangsur-angsur berkurang, gas dikompresi, dan tekanannya meningkat secara bertahap. Dalam proses ini, minyak pelumas disuntikkan ke dalam silinder dan dicampur dengan gas untuk berperan dalam pelumasan, penyegelan, dan pendinginan.
Tahap pembuangan: Ketika piston bergerak ke posisi tertentu, tekanan gas terkompresi mencapai nilai yang telah ditentukan, pada saat itu katup buang terbuka, dan gas terkompresi dikeluarkan dari olikompresor udara yang disuntikkanmelalui pipa knalpot.
3. Peran minyak pelumas
Pelumasan: Oli pelumas dapat mengurangi gesekan antara piston dan dinding silinder, mengurangi keausan, dan memperpanjang umur kompresor.
Penyegelan: Minyak pelumas dapat membentuk lapisan oli antara piston dan dinding silinder untuk mencegah kebocoran gas dan meningkatkan efisiensi kompresi.
Pendinginan: Minyak pelumas dapat menghilangkan panas yang dihasilkan selama proses kompresi untuk mencegah kompresor menjadi terlalu panas.
4. Tindakan Pencegahan
Ganti oli pelumas secara teratur: Karena oli pelumas akan terus bercampur dengan gas dan dibuang selama proses kompresi, maka oli pelumas baru perlu diganti secara berkala untuk memastikan pengoperasian normal oli pelumas.kompresor udara yang diinjeksi oli.
Jaga kebersihan: Noda oli dan kotoran di dalam kompresor harus dibersihkan secara teratur agar tidak mempengaruhi kinerja dan umur kompresor.
Inspeksi dan pemeliharaan rutin: Berbagai komponen kompresor, seperti piston, silinder, katup masuk dan katup buang, harus diperiksa secara berkala untuk memastikan kondisi kerjanya baik.
Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman penelusuran yang lebih baik, menganalisis lalu lintas situs, dan mempersonalisasi konten. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.
Kebijakan Privasi